Ribuan Personel Gabungan Bersiap Amankan MotoGP Mandalika 2026, Begini Skemanya

Mataram, HOTTOPIC – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menyiagakan ribuan personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian pelaksanaan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Pengamanan ketat ini dirancang secara matang dan sistematis guna memastikan seluruh tahapan kejuaraan dunia tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Skema pengamanan yang komprehensif ini dilakukan secara bertahap, diawali dengan operasi deteksi dini serta pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat sebelum balapan utama dimulai.

“Rangkaian pengamanan kami mulai dari operasi intelijen selama dua pekan pada 14–27 September, lalu dilanjutkan operasi cipta kondisi harkamtibmas pada 28 September hingga 4 Oktober,” ujar dia saat ditemui di Mataram, Kamis (10/9/2026).

Kepala Biro Operasi Polda NTB Kombes Pol. Erwin Rachmat menuturkan bahwa operasi utama Pengamanan MotoGP Mandalika dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, mulai tanggal 5 hingga 16 Oktober 2026.

Pada tahap awal pengamanan yang berlangsung pada 5 sampai 7 Oktober, Polda NTB menyiagakan sebanyak 1.344 personel. Jumlah tersebut kemudian ditingkatkan secara signifikan menjadi 2.675 personel saat puncak kegiatan balapan yang berlangsung pada 8 hingga 12 Oktober 2026.

Sementara itu, pada tahap pasca-balapan dan pemulangan logistik pada 13–16 Oktober, Polda NTB tetap menyiagakan sebanyak 837 personel untuk memastikan kondisi keamanan di area sirkuit dan sekitarnya tetap berjalan kondusif.

Menurut Erwin, pengamanan tersebut diperkuat oleh 175 personel BKO Mabes Polri, dukungan dari Korlantas, Dit Samapta, BKO Polda Bali, peralatan teknologi informasi dan komunikasi, serta satu unit helikopter Dit Polairud Mabes Polri.

Polda NTB juga melakukan pengamanan ketat di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur kedatangan dan pergerakan penonton, termasuk kawasan pelabuhan Lembar dan Gili Mas dengan menempatkan 53 personel.

Adapun untuk pengamanan di terminal shuttle bus, kepolisian mengerahkan 80 personel, di mana setiap unit bus penonton akan dikawal langsung oleh dua personel polisi. Sementara itu, wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dibagi menjadi tiga zona yang mencakup 25 titik pengamanan.

Kegiatan pengamanan di area panggung utama dilakukan secara tertutup oleh anggota Reserse Kriminal (Reskrim) tanpa seragam dinas. Di sisi lain, kawasan perbukitan di sekitar sirkuit dikawal ketat oleh tim Brimob dan BKO TNI.

Polda NTB juga mengantisipasi area bumi perkemahan pengunjung di sekitar pantai dengan menerjunkan 15 personel khusus, serta menyiapkan 259 personel sebagai pasukan cadangan tanggap darurat.

Seluruh pergerakan pasukan dan pemantauan situasi lalu lintas di kawasan Mandalika dikendalikan secara real-time melalui fasilitas Command Center yang telah terintegrasi di area sirkuit.

Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis