MotoGP Mandalika 2026: Bandara Bizam Targetkan 40 Penerbangan Tambahan ke Lombok

Mataram, HOTTOPIC – Manajemen Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan penerbangan tambahan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas penonton dan kru menjelang MotoGP Mandalika 2026.

Langkah taktis ini dirancang guna memastikan kelancaran arus transportasi udara di Pulau Lombok selama pekan balap internasional tersebut. Pihak bandara terus berkoordinasi dengan maskapai nasional guna memaksimalkan kapasitas kursi penumpang dan memastikan kesiapan logistik kargo tanpa kendala.

Manajemen Bizam menyimpulkan bahwa kesiapan infrastruktur bandara, slot penerbangan yang fleksibel termasuk opsi penerbangan malam, serta kesiapan operasional kargo yang telah teruji dari tahun-tahun sebelumnya, siap mendukung kelancaran gelaran MotoGP Mandalika dengan target optimal hingga 40 penerbangan tambahan.

General Manager Bizam, Aidhil Philip Julian, mengatakan saat ini dua maskapai telah terdaftar untuk tambahan penerbangan, yakni Garuda Indonesia sembilan penerbangan dan Citilink sebanyak 18 penerbangan.

“Saat ini baru terdaftar itu. Kami lihat pada pekan depan rencananya nanti ada proses konfirmasi dan afirmasi untuk maskapai lainnya yang melayani tujuan ke Lombok,” ujar Aidhil saat ditemui usai rapat koordinasi persiapan MotoGP Mandalika di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Kamis (10/9/2026).

Pihak manajemen bandara menaruh harapan besar agar kuota penerbangan tambahan terus bertambah mendekati hari pelaksanaan balapan.

“Pihak kami menargetkan penambahan penerbangan dapat mencapai 40 penerbangan untuk mendukung kelancaran mobilitas selama gelaran MotoGP Mandalika yang berlangsung pada 9 sampai 11 Oktober 2026,” tutur Aidhil.

Terkait dengan wacana pembukaan rute penerbangan malam hari, otoritas bandara menegaskan kesiapannya secara teknis dan menyerahkan keputusan operasional kepada masing-masing maskapai.

“Pada dasarnya kalau untuk kami di bandar udara sangat siap dan mendukung. Namun, balik lagi ke dalam manajemen maskapai,” kata Aidhil.

Aidhil juga optimis bahwa langkah awal dari dua maskapai nasional ini akan mendorong minat maskapai swasta lainnya untuk membuka rute tambahan ke Lombok.

“Komitmen Garuda Indonesia dan Citilink menjadi sinyal positif dan diharapkan dapat diikuti maskapai swasta lainnya untuk menambah kapasitas penerbangan ke Pulau Lombok,” ucapnya.

Rencana penambahan armada dan rute penerbangan ini dijadwalkan akan dibahas secara lebih komprehensif dalam rapat koordinasi tingkat provinsi.

“Rencana penambahan penerbangan tersebut akan kembali dibahas pada Senin (14/9) dalam forum yang dipimpin langsung Gubernur NTB bersama seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD),” jelas Aidhil.

Sementara itu, kesiapan penanganan logistik dan kargo pembalap dipastikan aman dengan jadwal kedatangan berkala yang telah diantisipasi dengan baik oleh tim bandara.

“Datang secara berkala, dan tentunya karena kita sudah andal di operasi tahun-tahun sebelumnya, seluruh operasi kargo Insyaallah tidak ada hambatan,” tutur Aidhil.

Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis