Demo BEM UI di Jakarta: Kapolres Jakpus Turun Tangan, 4 Rute Transjakarta Disetop

JAKARTA, HOTTOPIC – Aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen masyarakat di Jakarta Pusat, Rabu, 28 Oktober 2026, berdampak pada pengaturan lalu lintas dan operasional Transjakarta.

Aparat kepolisian bersiaga di sejumlah titik, sementara empat rute bus Transjakarta dihentikan sementara.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold EP Hutagalung memimpin langsung pengamanan aksi di kawasan Dukuh Atas. Ia didampingi Dandim 0501/Jakarta Pusat Letkol Inf Danang Waluyo bersama petugas gabungan.

Polisi berdialog dengan perwakilan massa untuk meminta agar unjuk rasa tidak digelar di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Aparat menawarkan lokasi aksi di depan Gedung UOB, Dukuh Atas, tetapi negosiasi masih berlangsung karena mahasiswa tetap meminta agar demonstrasi dapat dilakukan di kawasan Bundaran HI.

Dalam pengamanan tersebut, personel gabungan disiagakan di Dukuh Atas. Pasukan Brimob bermotor dengan seragam hitam dan personel bermotor berseragam putih turut berjaga di sepanjang depan Kantor Kedutaan Besar Jerman, Jakarta Pusat.

Sejumlah polisi wanita (polwan) juga membentangkan spanduk bertuliskan, “Selamat datang pejuang aspirasi. Sampaikan pendapat dengan tertib. Kami siap melayani”.

Reynold mengatakan kepolisian mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara tertib, sekaligus menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas warga.

Lalu Lintas dan Transjakarta Terdampak

Dampak aksi juga terlihat pada pengaturan lalu lintas. Jalan di depan Gedung UOB menuju Bundaran HI ditutup total, sedangkan arus kendaraan dari Bundaran HI menuju Semanggi terpantau normal.

Petugas terus memantau situasi untuk mengantisipasi pertambahan massa maupun pergerakan peserta aksi menuju Bundaran HI.

Di sisi lain, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian layanan akibat aksi unjuk rasa di sejumlah titik Jakarta Pusat.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan empat rute dihentikan sementara, yakni:

  • Rute 6B: Ragunan–Balai Kota via Semanggi.
  • Rute 6A: Ragunan–Balai Kota via Kuningan.
  • Rute 1P: Senen–Blok M.
  • Rute 1B: Stasiun Palmerah–Tosari.

“Sehubungan dengan adanya aksi menyampaikan pendapat di beberapa titik area Jakarta Pusat, Transjakarta melakukan penyesuaian operasional demi keamanan dan kenyamanan perjalanan,” kata Ayu, Rabu, 28 Oktober 2026.

Selain penghentian sementara, Transjakarta memperpendek layanan rute 6D (Stasiun Tebet–Bundaran Senayan via Underpass). Rute ini tidak melayani bus stop Plaza Sentral hingga Jalan Karet Baru Timur.

Rute 4C (Pulogadung–Bundaran Senayan) juga diperpendek dengan tidak melayani bus stop Graha Mandiri hingga Bundaran Senayan.

Sementara itu, pengalihan perjalanan diberlakukan pada dua rute. Rute 9D (Pasar Minggu–Tanah Abang) tidak melayani bus stop Bendungan Hilir (Benhil) hingga Pospol Jatibunder untuk arah Tanah Abang. Untuk arah Pasar Minggu, layanan tidak melewati bus stop Jembatan Serong hingga Bendungan Hilir.

Adapun rute 1 (Blok M–Kota) dialihkan pada lintasan kawasan Polda hingga Monas.

Transjakarta mengimbau pelanggan menyesuaikan perjalanan dengan perubahan operasional tersebut. Penyesuaian layanan dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang selama aksi berlangsung.

(Yoga/HOTTOPIC)