Bupati Kudus Ingatkan Pentingnya Etika Berpolitik Bagi Generasi Muda

KUDUS, HOTTOPIC – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengadakan Pendidikan Politik Bagi Mahasiswa dan Guru dengan tema “Etika Politik Sebagai Pondasi Kepemimpinan yang Berkarakter dan Berkeadilan”. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Belakang Kabupaten Kudus pada Minggu (8/11/3026). 

Dalam kesempatan itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen dari Pemkab Kudus untuk meningkatkan sumber daya manusia bagi generasi muda, khususnya pelajar, mahasiswa, dan para guru.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin adanya peningkatan kapasitas SDM, ini bentuk komitmen kami di Pemkab Kudus,” katanya.

Pihaknya berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini pemahaman dan wawasan pentingnya etika politik semakin meningkat sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Semoga generasi muda sebagai penerus kami dapat memahami etika berpolitik dengan baik dan benar,” harapnya.

Pihaknya ingin mendorong generasi muda dapat menggantikan posisi tongkat estafet kepemimpinan dalam penguasaan dunia politik yang baik untuk kemajuan bangsa dan negara. Maka dari itu, pembekalan saat ini dirasa sangat penting untuk menuju sebuah pemahaman politik yang baik dan beretika.

“Untuk itu, yang muda harus dipersiapkan sebagai pengganti kami sebagai penerima estafet kepemimpinan apapun latar belakang maupun pendidikannya,” pintanya.

Menurutnya, politik bukan berarti suatu hal yang haram dan harus dihindari. Karena dengan berpolitik dapat menjadi sebuah perjuangan di sebuah negara yang perlu adanya penguasaan dan pemahaman tentang etika berpolitik.

“Politik bukan berarti hal yang haram, panjenengan sebagai generasi muda harus memahami etika berpolitik yang baik untuk kemajuan bangsa dan negara,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, bupati mengimbau pada seluruh peserta agar terus meningkatkan kapasitas diri dan keilmuan, tentu disertai dengan sikap santun dalam mengambil suatu kebijakan khususnya menelaah sebuah informasi yang beredar.

“Kami berharap panjenengan terus belajar, tingkatkan keilmuannya tapi tetap santun dalam menyikapi informasi yang beredar,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Andreas Wahyu Adi Setiawan menyebut kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan mahasiswa maupun pelajar mengenai pentingnya etika politik sebagai landasan dalam membangun kepemimpinan berkarakter dan berkeadlian serta menumbuhkan nilai-nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, moralitas, dan sikap adil dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami ingin para peserta menjadi agen politik dalam menanamkan nilai demokrasi dan toleransi dalam budaya politik yang santun,” ujarnya.(isa)