Inovasi Kelas Ayah Siaga Mambalan NTB Raih Penghargaan Nasional GATI 2026

Mataram, HOTTOPIC – Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Desa Mambalan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih juara pertama nasional dalam Apresiasi Desa/Kelurahan Ayah Teladan (DEKAT) 2026 melalui inovasi Kelas Ayah Siaga Darurat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB Lalu Makripuddin di Mataram, Selasa (27/10/2026), mengatakan penghargaan dalam Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Desa Mambalan meningkatkan keterlibatan ayah dalam kehidupan keluarga.

“Melalui inovasi Kelas Ayah Siaga Darurat (Ayah Siap Antar, Jaga Dunia Akhirat), Desa Mambalan keluar sebagai juara pertama tingkat nasional,” katanya.

Berdasarkan hasil penilaian Apresiasi GATI 2026, Kampung KB Mambalan menjadi pemenang pertama pada Klaster A, disusul Kampung KB Sejati dari Jawa Tengah dan Kampung KB Manggala dari Sulawesi Selatan.

Makripuddin mengatakan program DEKAT memberikan apresiasi kepada desa dan kelurahan yang secara konsisten mengedukasi para ayah dan calon ayah mengenai pola pengasuhan anak serta pendampingan remaja.

Ia berharap prestasi Desa Mambalan dapat menjadi inspirasi bagi Kampung KB lainnya di NTB untuk mengembangkan inovasi dalam memperkuat ketahanan keluarga.

Perjalanan Inovasi dan Peran Ayah di Desa Mambalan

Kepala Desa Mambalan Sayid Abdollah Alkaff mengatakan pemerintah desa selama lima tahun terakhir memberikan perhatian terhadap berbagai program pembangunan keluarga yang bermitra dengan BKKBN NTB.

Program tersebut mencakup pendampingan ibu hamil, pengasuhan balita, pemberdayaan ayah, hingga pelayanan bagi warga lanjut usia. Sebelumnya, program sekolah lansia Desa Mambalan juga pernah meraih penghargaan terbaik tingkat Provinsi NTB.

Menurut dia, inovasi Kelas Ayah Siaga Darurat lahir dari kepedulian terhadap perubahan sosial, terutama perkembangan media sosial dan berbagai risiko yang dihadapi anak serta remaja.

Melalui program tersebut, para ayah didorong terlibat aktif dalam mendampingi anak sejak dalam kandungan hingga memasuki usia remaja.

“Dengan lebih dekatnya ayah dengan anak, diharapkan dapat mencegah anak terlibat narkoba dan judi daring yang saat ini kian marak,” katanya.

Ia menjelaskan Kelas Ayah Siaga Darurat bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan suami dalam menghadapi situasi darurat keluarga, termasuk selama kehamilan dan persalinan, pencegahan stunting, serta perlindungan kesehatan ibu dan anak.

Pelaksanaan program turut melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memperluas pemahaman mengenai pentingnya peran ayah dalam keluarga.

Salah satu pendekatan yang dikembangkan adalah kelas Saor Singgih, yakni pembelajaran bahasa Sasak halus khas Desa Mambalan yang disertai materi Gerakan Ayah Siaga Dunia Akhirat.

Sayid mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama para kader, aparatur desa, dan pendamping desa dalam mengembangkan program pembangunan keluarga.

Desa Mambalan merupakan perwakilan NTB pada Apresiasi GATI 2026 untuk Klaster A, yang terdiri atas kelompok provinsi dengan target GATI tinggi.

Penghargaan bagi para pemenang dijadwalkan diserahkan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji pada 3 November 2026 dalam kegiatan GENTING Collaboration Summit di Jakarta.

Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis