Lombok Timur, HOTTOPIC – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berhasil menggalang donasi sebesar Rp484,5 juta bagi masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian antardaerah pada Selasa (1/9/2026).
Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan akumulasi sumbangan dari aparatur sipil negara (ASN), guru, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Haerul Warisin memaparkan rincian sumber dana yang terkumpul, di antaranya berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp285 juta, Dinas Kesehatan Rp72,5 juta, Korpri Lombok Timur Rp50 juta, serta PGRI Lombok Timur sebesar Rp77 juta.
“Ini bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Lombok Timur untuk saudara-saudara kami di NTT,” ujar Haerul Warisin.
Melalui penggalangan dana ini, Pemkab Lombok Timur menunjukkan komitmennya dalam memperkuat semangat gotong royong antarwilayah saat menghadapi bencana nasional.
“Kami tahu musibah gempa di NTT sangat berat. Semoga bantuan sekecil apa pun dari Lombok Timur ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” tambah Haerul Warisin.
Seluruh donasi yang terkumpul rencananya akan disalurkan oleh Pemkab Lombok Timur melalui jalur resmi kepada Pemerintah Provinsi NTT agar segera dapat disalurkan kepada warga yang membutuhkan di daerah terdampak.
“Kami berharap masyarakat NTT segera pulih dan bangkit dari musibah tersebut,” pungkas Haerul Warisin.
Sebagai informasi, gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 sebelumnya mengguncang wilayah 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/08/2026) pukul 04.58 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami, namun status tersebut telah dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB di hari yang sama.
Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis

