Bandara Lombok Salurkan Bantuan Gizi Rp151 Juta, Ini Sasarannya

Lombok Tengah, HOTTOPIC – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendukung pemenuhan gizi balita dan ibu hamil melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pangan Berdaya 2026. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

General Manager Bandara Internasional Lombok Aidhil Philip Julian di Lombok Tengah, Kamis (29/10/2026), mengatakan program tersebut dilaksanakan melalui fasilitas pelayanan kesehatan.

“Program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita serta dukungan pemenuhan gizi bagi ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK), dilaksanakan di Puskesmas Penujak, Puskesmas Sengkol, dan Puskesmas Batujai,”

Menurut Aidhil, Pangan Berdaya diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat. Sasaran program adalah kelompok yang membutuhkan perhatian lebih dalam pemenuhan gizi, yakni balita dan ibu hamil dengan kondisi KEK.

Edukasi Gizi dan Pemberian Makanan Tambahan

Rangkaian kegiatan mencakup edukasi gizi bagi orang tua atau pengasuh balita dan ibu hamil, penimbangan serta pengukuran status gizi balita, pemberian makanan tambahan, serta penyaluran susu bagi balita dan ibu hamil dengan kondisi KEK.

Aidhil menjelaskan bahwa edukasi juga menjadi bagian dari pelaksanaan program.

“Kegiatan ini juga dilengkapi dengan edukasi mengenai gizi seimbang dan pola pemberian makanan yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak,”

Bandara Lombok bersinergi dengan Puskesmas Penujak, Puskesmas Sengkol, dan Puskesmas Batujai untuk memastikan pelaksanaan program sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Aidhil menyampaikan jumlah penerima manfaat yang dijangkau.

“Secara keseluruhan, program ini menjangkau 325 balita dan 103 ibu hamil dengan kondisi KEK,”

Ia mengatakan Pangan Berdaya merupakan kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak, melalui edukasi dan intervensi pemenuhan gizi yang melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Kami berharap dapat berkontribusi dalam mendukung pemenuhan gizi balita dan ibu hamil sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak,”

Bantuan Rp151 Juta untuk Kegiatan hingga November 2026

Dukungan program secara simbolis diserahkan di Puskesmas Batujai pada Agustus 2026. Penyerahan tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan hingga November 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp151 juta.

Aidhil menekankan pentingnya kerja sama perusahaan, pemerintah daerah, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.

“Kami meyakini bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan fasilitas pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam mendorong upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,”

Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis