Mataram, HOTTOPIC – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menelusuri sekitar 260 calon haji tahun 2027 yang belum mengonfirmasi keberangkatan dan menyerahkan paspor.
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Mataram Siti Nurmalaah mengatakan pihaknya akan mengecek kembali keberadaan para calon haji tersebut.
“Kami segera turun, cek kembali keberadaan sekitar 260 calon haji yang belum konfirmasi dan mengumpulkan paspor,” ujarnya di Mataram, Kamis (5/11/2026).
Menurut Siti, setelah kuota dan nomor porsi calon haji yang akan berangkat pada 2027 keluar sekitar Juli 2026, Kemenhaj telah menyurati kecamatan untuk diteruskan ke kelurahan dan lingkungan. Namun, masih ada sekitar 260 calon haji yang belum mengonfirmasi dan menyerahkan paspor. Sementara itu, 560 calon haji telah mengumpulkan paspor.
“Sisanya, kami segera kembali telusuri dan konfirmasi ke kelurahan untuk memastikan apakah mereka sudah menerima pemberitahuan atau tidak,”
Kemenhaj menunggu respons para calon haji agar pengumpulan paspor segera tuntas. Langkah tersebut diperlukan untuk mempercepat pembuatan visa dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Untuk pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), pemerintah pusat telah menetapkan besaran biaya tahap awal secara nasional sebesar Rp23.048.825. Kemenhaj Kota Mataram masih menunggu Keputusan Presiden (Kepres) lanjutan yang mengatur besaran biaya untuk masing-masing embarkasi.
Persiapan kesehatan calon haji juga dilakukan Kemenhaj Kota Mataram bersama Dinas Kesehatan setempat. Berdasarkan data Dinkes Kota Mataram pada akhir pekan lalu, sebanyak 589 calon haji telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan di puskesmas atau laboratorium kesehatan daerah. Dari jumlah tersebut, mayoritas berusia produktif dan 10 orang masuk kategori lanjut usia.
Siti menyebut kuota calon haji Kota Mataram pada 2027 sebanyak 829 orang. Mereka memiliki nomor porsi mulai 1500033426 hingga 1500098980, atau merupakan pendaftar pada 7 Juli 2013.
“Kami berharap seluruh tahapan persiapan, baik pelunasan maupun kesehatan, dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang ditetapkan menjelang musim haji 2027,”
Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis

