Mataram, HOTTOPIC – Aparat kepolisian menyita 51,58 gram sabu dalam operasi gabungan pemberantasan narkoba bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat di Lingkungan Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kota Mataram.
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram AKP Abisatya Darma Wiryatmaja di Mataram, Jumat (9/10/2026, mengatakan operasi gabungan tersebut menyasar tiga lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.
“Selain sabu, petugas juga mengamankan timbangan digital, alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu, serta uang tunai,” katanya.
Operasi berlangsung sejak pukul 08.00 WITA hingga 11.30 WITA dengan melibatkan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB, Satresnarkoba Polresta Mataram, BNNP NTB, Direktorat Samapta Polda NTB, Detasemen Polisi Militer Mataram, serta Satuan Brimob Polda NTB.
Dalam penggeledahan di rumah seorang terduga pelaku berinisial S, petugas menemukan 10 plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu dengan berat kotor 51,58 gram.
Petugas juga menyita timbangan digital, tabung kaca bekas pakai, pipet yang dimodifikasi menyerupai sekop, satu kotak korek api, serta uang tunai Rp22.927.000.
Di lokasi kedua, yakni rumah SG alias Ayung yang merupakan anak S, petugas mengamankan satu telepon genggam dan uang tunai Rp515.000.
Penggeledahan kemudian dilakukan di rumah anak S lainnya yang berinisial I. Namun, petugas tidak menemukan barang bukti yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di lokasi ketiga tersebut.
Abisatya mengatakan operasi itu berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika yang melibatkan S dan SG di kawasan Karang Bagu.
Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti tim Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB bersama Satresnarkoba Polresta Mataram dengan melakukan penyelidikan hingga mengamankan terduga pelaku dan menggeledah tiga lokasi.
S dan SG yang masih berstatus terduga pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Abisatya mengatakan penyidik masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku, asal-usul barang bukti, serta dugaan keterlibatan mereka dalam peredaran narkotika di Kota Mataram.
“Jadi, kami masih perlu mendalami peran masing-masing terduga, termasuk asal-usul barang bukti dan dugaan keterlibatan mereka dalam peredaran narkotika di Kota Mataram,” katanya.
Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis

