JAKARTA, HOTTOPIC – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur dipadati massa pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan kubu Roy Suryo serta dokter Tifa saat persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI tersebut, Kamis (5/11/2026).
Jokowi hadir sebagai saksi dalam perkara yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa sebagai terdakwa. Kehadirannya di pengadilan disambut antusias ribuan pendukung yang memadati kawasan PN Jakarta Timur.
Suasana di luar gedung pengadilan sempat riuh dengan pekikan yel-yel dukungan. Massa berdesakan mendekati Jokowi untuk berswafoto dan meminta foto bersama secara langsung.
Jokowi yang baru keluar dari area persidangan sempat berencana menuju mobil komando untuk menyampaikan orasi di hadapan para pendukungnya. Namun, rencana tersebut batal karena langkahnya tertahan oleh kerumunan massa yang ingin mendekatinya.
Petugas pengamanan pun tampak sigap mengawal Jokowi di tengah padatnya massa yang terus meneriakkan namanya.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi turut didampingi putra bungsunya, Kaesang Pangarep. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu datang menjelang persidangan pertama selesai untuk memberikan dukungan moral kepada ayahnya.
Di tengah kerumunan pendukung Jokowi, komedian sekaligus mantan personel grup Cagur, Narji, juga hadir memberikan dukungan. Ia bahkan naik ke mobil komando untuk menyampaikan orasi di hadapan para simpatisan.
“Saya bukan untuk ditertawakan. Tapi hari ini saya datang ke sini untuk memberikan dukungan kepada Jokowi,” ujar Narji di hadapan massa pendukung Jokowi, Kamis (5/11/2026).
Narji mengapresiasi para simpatisan yang telah meluangkan waktu, tenaga, pikiran, hingga materi untuk hadir di PN Jakarta Timur. Ia meyakini ketulusan para pendukung tersebut akan mendapatkan balasan setimpal.
“Saya yakin apa yang teman-teman lakukan semua di sini, panas-panasan, meluangkan waktu, tenaga, uang, dan segala macam, Insyaallah akan mendapatkan balasan dari Allah SWT. Hidup Jokowi! Hidup Jokowi!” teriaknya.
Lebih lanjut, Narji menggambarkan Jokowi sebagai sosok yang sabar dan ikhlas dalam menghadapi berbagai situasi. Ia pun mengajak masyarakat memberikan dukungan moral kepada mantan presiden tersebut.
“Bapak Jokowi adalah orang yang paling sabar, orang yang paling ikhlas. Kita harus menjadi yang paling terdepan untuk membela! Hidup Jokowi, hidup Jokowi!” tegasnya.
Menutup orasinya, Narji berpamitan kepada massa dengan gaya khas komedinya. Ia bahkan berseloroh agar para ibu-ibu pendukung tidak terlalu terpesona dengan kehadirannya.
Aksi dukungan tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
Di sisi lain, massa pendukung Roy Suryo dan dokter Tifa juga mendatangi PN Jakarta Timur untuk menyuarakan aspirasi terkait keaslian ijazah Jokowi.
Salah seorang pendukung Roy Suryo dan dokter Tifa, Melly, mengatakan kehadirannya bersama massa bertujuan menuntut kejelasan mengenai keaslian ijazah Jokowi.
Menurutnya, persoalan ijazah berkaitan dengan kredibilitas seorang pemimpin. Ia menilai seorang pemimpin seharusnya menjunjung tinggi kejujuran.
“Namanya pemimpin, pemerintah, kalau memang dia enggak ada ijazahnya, berarti kan dia sudah menumpuk kebohongan pilpres dong,” ujar Melly.
Kehadiran dua kelompok massa dengan aspirasi berbeda tersebut membuat suasana di sekitar PN Jakarta Timur ramai selama persidangan berlangsung.
(Yoga/HOTTOPIC)

