JAKARTA, HOTTOPIC – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Temuan tersebut berdasarkan hasil survei nasional Arus Survei Indonesia (ASI).
Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an, mengatakan terdapat tiga program prioritas pemerintah yang paling banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, yakni Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Sekolah Rakyat.
Dari ketiga program tersebut, MBG menempati posisi teratas dengan angka 44,9 persen.
“Kalau kita melihat program prioritas pemerintah yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, yang pertama adalah Makan Bergizi Gratis dengan angka 44,9 persen. Kemudian Cek Kesehatan Gratis 18 persen, dan Sekolah Rakyat 6,7 persen,” ujar Ali dalam agenda rilis hasil survei nasional bertema “Evaluasi Kinerja & Program Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran” di Sofyan Hotel Cut Meutia, Menteng, Jakarta.
MBG Ungguli CKG dan Sekolah Rakyat
Berdasarkan hasil survei, 44,9 persen responden menyebut MBG sebagai program pemerintah yang paling mereka rasakan manfaatnya.
Posisi berikutnya ditempati CKG dengan 18,0 persen, sedangkan Sekolah Rakyat berada di urutan ketiga dengan 6,7 persen.
Dengan angka tersebut, MBG memiliki keunggulan cukup jauh dibandingkan dua program lainnya. Selisih antara MBG dan CKG mencapai 26,9 poin persentase.
Ali menilai temuan tersebut menarik karena ketiga program yang masuk tiga besar sama-sama berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, yakni gizi, kesehatan, dan pendidikan.
“Kalau kita lihat tiga besar ini, semuanya berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Ada aspek gizi, kesehatan, dan pendidikan. Artinya, program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat cenderung lebih mudah dirasakan manfaatnya,” katanya.
Baca juga: Survei ASI: 51,5 Persen Publik Setuju Program MBG Dilanjutkan, Evaluasi Jadi Catatan
Program Kebutuhan Dasar Paling Terasa
Menurut Ali, tingginya persepsi manfaat terhadap tiga program tersebut dapat menjadi salah satu indikator bahwa kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat mendapat perhatian cukup besar.
MBG berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan gizi, sementara CKG memberikan akses terhadap layanan kesehatan. Di sisi lain, Sekolah Rakyat menyasar aspek pendidikan dan akses belajar.
Namun, Ali mengingatkan bahwa tingginya persepsi manfaat tidak semata-mata harus dilihat sebagai ukuran popularitas sebuah program.
“Ini bukan hanya soal angka popularitas program, tetapi bagaimana masyarakat merasakan manfaatnya. Karena itu, evaluasi tetap penting agar program-program tersebut tidak hanya berjalan, tetapi kualitas dan dampaknya juga semakin baik,” ujar Ali.
Dengan demikian, hasil survei tersebut juga menjadi catatan bagi pemerintah untuk memastikan program-program prioritas yang telah dirasakan masyarakat dapat terus ditingkatkan kualitas dan dampaknya.
Survei ASI Dilakukan di 38 Provinsi
Temuan mengenai program prioritas pemerintah tersebut merupakan bagian dari survei nasional Arus Survei Indonesia bertema “Evaluasi Kinerja & Program Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran”.
Survei dilaksanakan pada 23–29 Juli 2026 di 38 provinsi di Indonesia melalui wawancara tatap muka.
Sebanyak 1.200 responden dilibatkan dalam survei tersebut. Penarikan sampel menggunakan metode Multistage Random Sampling, dengan margin of error (MoE) ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Jurnalis: HOTTOPICnews Network
Editor; Basuki

