SUMBAWA, HOTTOPIC – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Buer bersama Pemerintah Desa Kalabeso memperkuat verifikasi dan pemutakhiran data petani di Desa Kalabeso, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (5/10/2026). Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan ketepatan sasaran pengajuan kebutuhan sarana produksi pertanian dalam penyusunan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) Tahun 2027 sekaligus mencegah potensi data ganda.
Proses verifikasi yang dipusatkan di kantor desa setempat tersebut melibatkan pertemuan tatap muka langsung dengan kelompok tani. Tim BPP Kecamatan Buer yang didampingi Koordinator BPP Erwan Saripuddin bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menyandingkan sejumlah variabel krusial, mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), luas lahan, hingga status kepemilikan atau sewa lahan yang dikuasai petani.
Koordinator BPP Kecamatan Buer, Erwan Saripuddin, menegaskan bahwa ketelitian dalam pendataan merupakan kunci utama agar pengajuan kebutuhan petani ke depan dapat tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Data petani harus benar-benar kita pastikan valid, mulai dari NIK, luas lahan sampai status kepemilikan atau sewa lahan. Verifikasi langsung bersama kelompok tani penting dilakukan agar tidak ada data ganda maupun data yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ujar Erwan Saripuddin.
Lebih lanjut, Erwan menekankan bahwa penyusunan e-RDKK harus dibangun berdasarkan kondisi riil di lapangan guna menciptakan sistem perencanaan pertanian yang tertib dan transparan di wilayah Kecamatan Buer.
“Kita ingin data yang masuk ke e-RDKK adalah data yang benar-benar menggambarkan petani di lapangan. Karena itu, setiap data perlu dicek dan dikonfirmasi sebelum dilakukan penginputan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah setempat merekomendasikan agar pemutakhiran data dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan di seluruh desa se-Kecamatan Buer. Validasi akhir ini diharapkan mampu membersihkan duplikasi identitas sehingga program bantuan dan subsidi sektor pertanian dapat terdistribusi secara efektif.
Penulis : Lutfi Ali / Penggiat Desa – Lokasi : (Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat)

