Lombok Tengah, HOTTOPIC – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyiapkan prototipe camping ground dan vanlife experience sebagai alternatif akomodasi bagi penonton MotoGP Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 9-13 Oktober 2026.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengungkapkan bahwa penyediaan fasilitas ini bertujuan menjawab kebutuhan wisatawan yang ingin menyaksikan ajang balap internasional dengan cara yang lebih unik dan terjangkau.
“Inovasi ini menjadi jawaban bagi wisatawan yang ingin datang menyaksikan ajang MotoGP di Mandalika dengan cara berbeda,” ujar Troy di Lombok Tengah, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, tren berkemah saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup bagi wisatawan dari berbagai kalangan, termasuk mereka yang memiliki kemampuan ekonomi tinggi namun lebih memilih liburan yang lebih dekat dengan alam karena dinilai lebih sehat dan ekonomis.
“Kami ingin mengembangkan Mandalika dengan cara berbeda. Ini jawaban terhadap wisatawan yang ingin datang menyaksikan MotoGP Indonesia,” tambahnya.
Sebagai Chairman MotoGP Mandalika 2026, Troy menjelaskan bahwa konsep ini diprioritaskan bagi penonton yang melakukan perjalanan darat menggunakan sepeda motor dari berbagai wilayah, seperti Aceh, Medan, hingga Pulau Jawa, yang membutuhkan akomodasi terjangkau namun mudah diakses.
“Kami coba dengan MotoGP, yaitu akomodasi dengan menggunakan camping ground ataupun camping,” jelasnya.
ITDC menegaskan bahwa pemilihan lokasi di sepanjang Pantai Mandalika didasarkan pada kemudahan akses, visibilitas yang baik, serta ketersediaan fasilitas pendukung yang sudah memadai, seperti toilet, area perbelanjaan, dan jalur keluar-masuk yang efisien.
“Sudah cukup banyak lokasi yang kami pilih. Kami memilih lokasi yang paling mudah dan visible. Dalam satu atau dua minggu terakhir kami putuskan akan dilakukan di tempat ini, di sepanjang Pantai Mandalika,” kata Troy.
Lebih lanjut, ia berharap keberadaan camping ground ini tidak hanya menjadi tempat bermalam bagi penonton, tetapi juga menjadi pemicu pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan pantai.
“Salah satu mimpi kami memang tempat ini nantinya betul-betul menjadi pantai yang bersih dan banyak kunjungan wisatawan,” ungkapnya.
Terkait antusiasme publik, Troy melaporkan bahwa penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai sekitar 50 persen, termasuk pembelian dalam jumlah besar dari pihak korporasi. Ketersediaan paket perjalanan pun semakin memudahkan masyarakat dalam merencanakan kunjungan tanpa harus terpaku pada ketersediaan hotel.
“Travel agent ternyata memang sudah menjual paket ini. Sekarang masyarakat semakin paham bahwa untuk menonton MotoGP mereka tidak harus selalu booking hotel setiap hari. Paket perjalanan sudah semakin mudah,” tutupnya.
Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis

