Rencana Relokasi Pantai Loang Baloq, Pedagang Harapkan 1 Hal Ini Kepada Pemkot Mataram

Mataram, HOTTOPIC – Sejumlah pedagang di kawasan wisata Pantai Loang Baloq, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menaruh harapan besar agar rencana penataan kawasan oleh pemerintah setempat tetap mempertahankan ruang usaha mereka. Langkah ini dinilai sangat krusial agar aktivitas perdagangan harian para pelaku usaha mikro tetap berjalan lancar dan tidak berdampak buruk pada pendapatan ekonomi mereka.

Kondisi lapak yang representatif sangat dinanti oleh pedagang, terutama dalam mengantisipasi fenomena air pasang laut yang kerap mengganggu aktivitas berjualan di sekitar pantai. Selama ini, para pedagang mengandalkan bentangan karpet sebagai tempat duduk wisatawan karena adanya regulasi destinasi wisata setempat yang belum mengizinkan penggunaan meja. Oleh karena itu, penyediaan lapak yang lebih layak diyakini mampu mendongkrak kenyamanan pengunjung sekaligus menjaga roda ekonomi lokal tetap berputar.

Secara umum, para pedagang serta pihak pengelola destinasi wisata menyepakati dan mendukung penuh rencana revitalisasi demi menciptakan kawasan wisata yang lebih bersih dan tertata. Kendati demikian, keberhasilan program penataan ini sangat bertumpu pada kesiapan infrastruktur di lokasi baru, seperti ketersediaan jaringan listrik, sistem penerangan yang memadai, serta letak lapak baru yang diharap tetap mudah dijangkau oleh arus kunjungan wisatawan.

“Kalau bisa, lebih baik dilakukan penataan lagi biar bersih, biar tempatnya juga nyaman untuk orang duduk, belanja-belanja,” ujar Nurhayati, salah seorang pedagang di Pantai Loang Baloq, Rabu (9/9/2026).

Nurhayati menegaskan dirinya akan tetap kooperatif dan mengikuti kebijakan pemerintah apabila relokasi pedagang ke sisi utara pantai memang harus dilakukan, dengan harapan lokasi baru tetap mempertimbangkan pola kunjungan wisatawan dan kemampuan menjangkau pembeli.

“Kalau untuk diperbaiki ya lapaknya juga, dibikin baru biar terang. Soalnya di sana gelap karena listrik tidak ada,” papar Hilwan, pedagang lainnya yang menyoroti kondisi area rencana relokasi.

Hilwan meminta agar pemerintah daerah terlebih dahulu merampungkan pembenahan fasilitas dasar di sisi utara sebelum memindahkan pedagang ke lokasi tersebut.

Kepala Pengelola Loang Baloq sekaligus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Tamrin, menyatakan dukungannya terhadap rencana penataan kawasan yang dilakukan Pemerintah Kota Mataram, termasuk pembenahan lapak di sisi utara dan pemindahan sebagian pedagang dari bibir pantai.

“Harapan kami kepada pemerintah sebenarnya agar fasilitas-fasilitas di sini dilengkapi,” pungkas Tamrin, yang juga menyarankan agar perbaikan menyasar fasilitas penunjang lain secara menyeluruh, termasuk kebun binatang mini.

Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis