Karhutla Bukit Sempana Meluas hingga 116 Hektare, Tim Gabungan Hadapi Medan Terjal

LOMBOK TIMUR, HOTTOPIC – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bukit Sempana, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih menjadi perhatian serius.

Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik api yang masih aktif sambil membangun sekat bakar untuk mencegah kobaran api meluas ke kawasan perbukitan lainnya.

Petugas di lapangan saat ini fokus menjangkau titik-titik api yang berada di bagian atas bukit. Langkah tersebut dilakukan untuk menghambat pergerakan api yang berpotensi merambat ke area lain yang dipenuhi vegetasi kering akibat musim kemarau.

Kasi Perlindungan dan KSDAE BKPH Wilayah II Lombok Timur, Lalu Iskandar, mengatakan personel masih bergerak menuju lokasi-lokasi yang dinilai rawan untuk memastikan penyebaran api dapat dikendalikan.

“Teman-teman saat ini masih menuju titik api di bagian atas untuk melakukan pemadaman dan membuat sekat bakar agar api tidak menjalar ke punggung bukit yang lain,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan laporan lapangan hingga pukul 11.00 WITA, luas area terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 116 hektare. Meski sebagian besar kawasan telah dilalui api, petugas masih mendeteksi sedikitnya delapan titik api yang terlihat dari basecamp dan masih memerlukan penanganan.

Proses pemadaman dilakukan secara manual karena kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan maupun peralatan berat. Petugas harus berjalan kaki menembus jalur perbukitan yang curam untuk mencapai lokasi kebakaran.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman berjalan tidak mudah. Selain harus menghadapi medan terjal, personel juga harus berhadapan dengan cuaca panas dan kelelahan fisik sebelum tiba di titik api.

Tantangan makin berat karena angin kencang yang bertiup di kawasan pegunungan membuat api lebih cepat berpindah dan memicu munculnya titik-titik kebakaran baru. Beberapa lokasi yang terbakar juga berada di lereng curam sehingga sulit dijangkau secara langsung.

Meski demikian, tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur terus berupaya melakukan pengendalian agar kebakaran tidak meluas ke kawasan hutan dan perbukitan lain di sekitar Bukit Sempana.

Petugas berharap kondisi cuaca mendukung proses pemadaman sehingga seluruh titik api dapat segera dikendalikan dan tidak lagi mengancam kawasan hutan di wilayah Sembalun yang saat ini memasuki periode musim kemarau.

Jurnalis: HOTTOPICnews Network
Editor: Basuki