Gubernur Iqbal: Dakwah Jadi Fondasi Wujudkan NTB Makmur Mendunia

MATARAM, HOTTOPIC – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tingginya investasi, maupun pesatnya pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, kemajuan NTB juga harus ditopang oleh kehidupan spiritual masyarakat yang kuat melalui kerja-kerja dakwah yang berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri Pertemuan Para Pekerja Dakwah di Masjid Raya At-Taqwa, Kota Mataram, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 3.000 jemaah yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di NTB serta dari Jakarta, Banjarmasin, hingga luar negeri.

Di hadapan ribuan jemaah, Iqbal mengatakan visi NTB Makmur Mendunia tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga membangun masyarakat yang religius dengan masjid yang hidup dan aktivitas dakwah yang terus berkembang.

“NTB yang makmur mendunia bukan hanya makmur secara ekonomi, tetapi juga makmur secara spiritual. Dan itu dijaga oleh kerja-kerja dakwah yang terus menghidupkan masjid,” ujarnya.

Menurutnya, para pekerja dakwah memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat karakter masyarakat. Kehidupan masjid yang aktif dengan kegiatan ibadah, pengajian, dan dakwah menjadi salah satu indikator kokohnya fondasi spiritual masyarakat.

Gubernur juga mengenang almarhum ayahandanya yang sejak puluhan tahun lalu membuka ruang bagi aktivitas dakwah di Masjid Agung Praya.

Baginya, semangat memakmurkan masjid merupakan warisan yang harus terus dijaga dan diteruskan sebagai amal jariyah yang manfaatnya akan terus dirasakan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut memohon doa kepada seluruh jemaah agar dirinya bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB diberikan kesehatan, kekuatan, dan petunjuk dalam menjalankan amanah membangun daerah.

“Kami ingin pembangunan di NTB berjalan seimbang. Ekonominya tumbuh, tetapi kehidupan spiritual masyarakat juga semakin kuat. Karena itu pemerintah akan terus mendukung kerja-kerja dakwah dan memakmurkan masjid sebagai pusat syiar Islam,” katanya.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan visi NTB Makmur Mendunia wajib ditopang fondasi spiritual dan dakwah, bukan sekadar ekonomi dan infrastruktur.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersalaman dengan ulama dan jemaah saat menghadiri Pertemuan Para Pekerja Dakwah di Masjid Raya At-Taqwa, Kota Mataram, Sabtu (27/6/2026). (Dok. Pemprov NTB/HOTTOPICnews Network)

Senada dengan Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Abul Chair, mengajak seluruh pekerja dakwah untuk terus menjadi penggerak kebaikan melalui dakwah yang menyejukkan serta menghidupkan masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya tercermin dari pembangunan fisik, tetapi juga dari semakin kuatnya kehidupan beragama di tengah masyarakat.

“Kalau jalan bagus dan gedung tinggi itu penting. Tetapi pembangunan juga harus menghadirkan masjid yang hidup. Di situlah pembangunan jasmani dan rohani berjalan beriringan,” ujar Abul Chair.

Ia menambahkan, dakwah merupakan ikhtiar membangun persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat.

Pertemuan para pekerja dakwah tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pemprov NTB berharap sinergi dengan para dai dan ulama terus diperkuat sehingga masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, pembinaan karakter, serta pemberdayaan umat.

Dengan fondasi spiritual yang kokoh melalui dakwah, Pemerintah Provinsi NTB optimistis cita-cita mewujudkan NTB Makmur Mendunia dapat berjalan seiring dengan kemajuan ekonomi, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat.

Jurnalis: HOTTOPICnews Network
Editor: Basuki