Penataan Taman Udayana Mataram Capai 40 Persen, Target Rampung Satu Bulan

Mataram (HOTTOPIC) – Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melakukan penataan taman sepanjang sekitar 100 meter serta menyiapkan lahan parkir untuk menghilangkan kesan kumuh di beberapa titik strategis kawasan tersebut.

“Fokus utama penataan taman kami menyasar area di sekitar Taman Kolam Angsa hingga ke arah utara dekat SMPN 6 Mataram,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Selasa.

Saat ini terdapat tiga titik yang menjadi perhatian karena kondisinya kurang rapi dan terkesan kumuh. Ketiga lokasi tersebut meliputi area sebelah Kolam Angsa, lapak pedagang kaki lima, serta kawasan di utara SMPN 6 Mataram.

DLH Kota Mataram tengah mengerjakan pembuatan taman sepanjang sekitar 100 meter dengan konsep tanaman yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan Udayana yang cenderung teduh. Jenis tanaman difokuskan pada tanaman hias daun atau tanaman yang tidak memerlukan sinar matahari terik untuk berbunga.

Selain vegetasi, DLH akan menambah fasilitas berupa pemasangan lampu hias di sepanjang jalan untuk mempercantik estetika kawasan pada malam hari. Anggaran proyek taman ini menelan biaya sekitar Rp170 juta, di luar anggaran untuk lampu hias.

Progres pengerjaan fisik saat ini telah mencapai sekitar 40 persen. Pihak DLH menargetkan penataan taman tersebut dapat rampung sepenuhnya dalam waktu satu bulan ke depan.

“Kegiatan penataan taman diambil demi kepentingan masyarakat luas agar kawasan Udayana menjadi lebih asri dan tertib sebagai ikon ruang publik di Kota Mataram,” katanya.

Sebagai bagian dari penataan, sekitar 8 hingga 12 unit lapak pedagang yang berada di sebelah Kolam Angsa akan segera direlokasi ke area utara dekat SMPN 6 Mataram. Lokasi bekas lapak tersebut nantinya akan ditata dengan paving block dan dialihfungsikan menjadi tempat parkir khusus kendaraan roda dua.

“Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi kendaraan yang parkir di bahu jalan yang memicu kemacetan lalu lintas,” katanya. (HOTTOPIC NETWORK)