Jakarta, HOTTOPIC – Dewan Pimpinan Daerah Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah merancang langkah strategis untuk memulihkan pariwisata Desa Adat Sade, Lombok Tengah, pascakebakaran. Upaya ini dilakukan dengan mengalihkan kunjungan wisatawan ke destinasi alternatif sekaligus menggalang bantuan bagi warga terdampak pada Selasa (25/08/2026).
Ketua DPD ASITA NTB, Sellywati, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan paket wisata alternatif untuk menjaga stabilitas kunjungan wisatawan ke NTB sekaligus mendukung proses rehabilitasi kawasan Sade.
“ASITA NTB siap menyiapkan paket alternatif dengan mengarahkan wisatawan ke destinasi lain seperti Sukarara, Ende, dan Mandalika, sambil tetap mendukung proses pemulihan Sade,” ujar Sellywati.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam meringankan beban warga, asosiasi tersebut saat ini sedang melakukan pengumpulan dana bantuan yang akan disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak.
“Bantuan dalam bentuk dana. Sampai saat ini kami masih menggalang dana karena rencana hari Kamis akan kami serahkan ke Desa Sade,” jelasnya.
Ketua Dewan Penasihat DPD ASITA NTB, Dewantoro Umbu Joka, menambahkan bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB untuk menyusun skema pemulihan yang komprehensif, khususnya melalui sinergi dengan Asisten II Setda Provinsi NTB, Lalu Faozal, yang menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Pemulihan.
Pihaknya menegaskan bahwa meskipun diversifikasi destinasi diperlukan, restorasi Desa Adat Sade tetap menjadi prioritas utama sebagai ikon pariwisata budaya di Lombok.
“Meski demikian, pemulihan Sade tetap menjadi perhatian agar ikon budaya tersebut bisa segera kembali menyambut wisatawan,” tegas Dewantoro.
Adapun pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan turut terlibat aktif. Kementerian Pariwisata melalui Poltekpar Lombok telah mendirikan dapur umum, sementara Kementerian Kebudayaan fokus pada pendataan aset budaya serta penyelamatan nilai-nilai tradisi dan sejarah dari Desa Adat Sade.
Pewarta: Ichan
Editor: Saiful Muhlis

